Baratayudha Karno Tanding, Hebohkan Ribuan Masyarakat Kencong | Portal Independent

Jember – Ribuan pasang mata Masyarakat Kecamatan Kencong dan sekitar, tumpah ruah memadati jalan raya Jember Lumajang guna berpartisipasi ikut serta dan menyaksikan Carnaval Pamungkas HUT RI ke-72, Rabu (13/09/17).
Gelar pamungkas peringatan HUT RI kali ini, menjadi gelar spektakuler dari tahun sebelumnya dengan peserta Carnaval paling banyak yaitu 27 nomor dada.
Carnaval yang melibatkan ribuan peserta ini pemberangkatanya di majukan dikarenakan membludaknya antusiasme peserta tidak terbendung “Kami sebagai Panitia memang memajukan jadwal keberangkatan yang biasa nya seperti tahun lalu pukul 12:00 Wib, menjadi jam 10:00 Wib. Ini adalah carnaval paling meriah sepanjang tahun,” ujar ketua panitia Drs Suhartomo.
Arus lalu lintaspun terpantau tak luput dari pengaturan yang dilakukan pihak kepolisian Sektor Kencong. Menurut AKP Saidi selaku Kapolsek, hari ini pihaknya menerjukan puluhan personil dibererapa titik dengan menggandeng pihak TNI sebagai pengamanan guna mengantisipasi kerusuhan.
Sementara itu, ada hal yang unik dari carnaval dalam memperingati HUT RI Ke 72 yaitu, peserta dari SMK PGRI 05 Kencong, dengan kostum yang mengangkat tema “Baratayudha Karno Tanding”. Selain menjadi peserta paling banyak dangan 800 personil, warga yang melihatnyapun tidak segan-segan menghentikan peserta untuk di ajak selfi ria. Karena, dandanan unik tersebut tidak henti hentinya melakukan teatrikal dibeberapa titik dan juga menjadi decak kagum kehebohan dari penonton sepanjang rute 3 KM tersebut.

Menurut Kepala Sekolah SMK PGRI 05 Kencong Saiful Anwar yang mengatakan mengapa memilih tema perang Baratayuda Karno Tanding dikarenakan, ” Dalam cerita pewayangan tersebut, banyak filosofi yang terkandung di dalamnya seperti, membela yang lemah dan juga kewajiban membela harkat dan martabat keluarga. Dari situlah kami bersama dewan guru mengambil tema tersebut, agar semua orang paham arti keluarga dan kewajiban yang sesungguhnya sebagai warga indonesia, yang menjunjung tinggi asas kemanusian dan kerukunan antar umat beragama,” pungkas Saiful yang sekaligus di ikuti oleh para warga kencong sebagai peserta. (Sbr)

No comments:
Post a Comment